Sosialisasi Dan Penyuluhan

KPU JAKARTA UTARA LIBATKAN GURU PAUD, TK DAN SD SOSIALISASIKAN PILGUB DKI JAKARTA 2017

Muhamad Safri Husaini | Kamis, 20 Oktober 2016 - 10:33:36 WIB | dibaca: 518 pembaca

KPU Kota Jakarta Utara berupaya mensosialisasikan pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 kesemua kalangan masyarakat. Kali ini sasarannya adalah para guru PAUD, TK dan SD se-kecamatan Cilincing.

MENGAMBIL tempat di Korcap Pramuka Jakarta Utara, KPU Kota Jakarta Utara hari ini (Jum'at, 7/10/2016) mensosialisasikan pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tahun 2017. Dihadapan para guru, Yulis Setiawati, anggota KPU Kota Jakarta Utara yang juga sebagai salah seorang nara sumber mengatakan bahwa saat ini pelaksanaan tahapan telahmemasuki tahapan-tahapan penting diantaranya tahap pencalonan dan tahap pemutakhiran data pemilih. Untuk proses pencalonan melalui jalur partai politik, KPU Provinsi DKI Jakarta sedang melaksanakan verifikasi perbaikan berkas bakal calon setelah itu baru ditetapkan menjadi calon lalu dilakukan pengundian nomor untuk pasangan calon. "Kami berharap para calon nanti bisa menjaga situasi Jakarta yang lebih kondusif, tertib dan damai," Ungkapnya.

Oleh sebab itu katanya, memasuki tahap kampanye nanti, KPU DKI Jakarta akan menggelar deklarasi pilgub damai yang dihadiri oleh semua pasangan calon. Disaat bersamaan, saat ini tahap pemutakhiran data pemilih telah memasuki tahap akhir dari proses coklit yang dilakukan oleh PPDP. Dalam kesempatan itu, Bu Yulis, biasa demikian disebut, menghimbau peserta untuk aktif mengecek apakah dirinya telah dicoklit oleh PPDP. Apabila belum, segera lapor kepada RT/RW untuk meminta kepada PPDP melakukan coklit. "Mumpung masih ada waktu, pastikan diri kita sudah ada di daftar pemilih," Himbaunya mengingatkan.

Di sesi yang lain, salah seorang nara sumber lainnya, Marlina anggota KPU Kota Jakarta Utara mengajak para peserta untuk menjadi pemilih yang cerdas. "Pastikan calon yang kita pilih sesuai dengan harapan kita, bukan karena dibayar atau dijanjikan sesuatu," Tegasnya. Sebab katanya, apa yang kita pilih menentukan masa depan Jakarta di lima tahun mendatang. Ia juga mengharapkan peserta bisa mensosialisasikan informasi hari kepada masyarakat minimal kepada keluargannya, tetangganya dan teman-teman guru lainnya. Sebab menurut masyarakat guru dipandang lebih obyektif dalam menyebarluaskan informasi tanpa berpihak kepada siapapun.

Kegiatan ditutup dengan serangkaian kuis dan pertanyaan yang diajukan oleh narasumber untuk kemudian diberikan cindramata pilgub sebagai kenang-kenangan dalam mengikuti kegiatan sosialisasi ini. (DUL)










Komentar Via Website : 1
Toko Kaca
13 Januari 2017 - 15:30:05 WIB