Pemungutan dan Penghitungan Suara

PERBAIKI KUALITAS PILGUB DKI JAKARTA PUTARAN DUA, KPU JAKUT KIRIM PPK DAN PPS IKUTI TRAINER OF TRAIN

Muhamad Safri Husaini | Senin, 20 Maret 2017 - 21:45:06 WIB | dibaca: 2205 pembaca

Untuk mengantisipasi saat pemungutan dan penghitungan suara untuk pilgub DKI Jakarta putaran kedua, KPU Jakarta Utara mengirim PPK dan PPS mengikuti Training Of Trainer (TOT) yang diselenggarakan KPU DKI Jakarta sejak tanggal 20 sampai dengan 21 Maret 2017. Sementara itu, Marlina dan Yulis Setiawati, anggota KPU Kota Jakarta Utara, turut mengambil bagian sebagai Master Of Trainer, yang akan mentrainer peserta TOT sedangkan 3 anggota lainnya termasuk ketua dan 2 kasubag menjadi peserta TOT.

Bertempat di hotel Lumire-Jakarta, tempat diadakannya kegiatan ini, menurut Sumarno --ketua KPU DKI Jakarta, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggara dalam memberikan bimbingan teknis (bimtek) untuk KPPS. Sehingga katanya, pada saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di 19 April 2017 nanti tidak ada kesalahan lagi dalam menjalankan tugasnya.

Diadakannya TOT ini merupakan respon KPU DKI Jakarta terhadap permasalahan di TPS pada putaran pertama. Untuk menciptakan para trainer dalam membekali KPPS menjalankan fungsi dan kewenangannya di TPS lebih baik lagi. "Banyak hal yang nanti disampaikan kepada KPPS," Ungkapnya. "Peserta TOT harus menguasai regulasi teknis di TPS dan juga menguasai metode penyampaiannya dalam bimtek nantinya," Tegas Sumarno mengingatkan. "PPK dan PPS yang telah dilatih menjadi trainer harus menggali masalah dan mencarikan solusinya sesuai regulasi," Ungkapnya. Untuk itu beliau berharap permasalahan pilgub kemarin, sudah teratasi diputaran kedua ini.

"Tidak semua PPK dan PPS dilibatkan sebagai peserta TOT," Ujar Yulis Setiawati, pokja sosialisasi dan pendidikan pemilih. "Kami memilih 5 orang untuk tiap kecamatan. Bisa semua anggota ppk atau kombinasi, ada anggota PPK dan ada anggota PPS," Tuturnya menjelaskan.

Peserta TOT ini akan membimtek KPPS. Bu Yulis--sapaan akrabnya, menegaskan bahwa mereka yang menjadi peserta TOT ini akan menjadi trainer di setiap kelurahan. Apalagi katanya, peserta bimtek hanya memuat 45 - 50 orang. Sehingga, tidak menutup kemungkinan, mereka ditugaskan tidak sesuai kelurahan atau kecamatan. Dan itu juga salah satu persyaratannya, kalau bersedia menjadi peserta. (PRT)










Komentar Via Website : 1
joni
21 Maret 2017 - 08:45:24 WIB