Pemutakhiran Daftar Pemilih Putaran Dua

SERENTAK DPS PILGUB DKI JAKARTA PUTARAN KEDUA DIUMUMKAN PPS SE-JAKARTA UTARA

Muhamad Safri Husaini | Kamis, 23 Maret 2017 - 15:12:33 WIB | dibaca: 919 pembaca

Setelah ditetapkannya Daftar Pemilih Sementara (DPS) ditingkat Kota (Minggu, 19/03/2017) dan rekapnya ditetapkan di tingkat Provinsi (Selasa, 21/03/2017), secara serentak (Rabu, 22/03/2017) Daftar Pemilih Sementara (DPS) diumumkan kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan dan masukan masyarat. Berdasarkan SK KPU DKI Jakarta No. 57 tahun 2017, pengumuman, tanggapan dan masukan masyarat terhadap DPS dilaksanakan selama 7 hari yaitu 22 - 28 Maret 2017.

Menurut Prianda Anatta, pokja tarlih, pengumuman bagian dari transparansi penyelenggara terhadap daftar pemilih sebelum digunakan dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Kata Prianda, DPT yang nanti digunakan merupakan hasil DPS yang telah mendapatkan masukan masyarakat sehingga mencerminkan kondisi pemilih diwilayahnya masing-masing. Keterlibatan masyarakat sangat penting, apalagi waktunya terbatas. "Segala masukan masyarakat sangat dibutuhkan. Karena, penyelenggara tidak bisa bekerja sendiri, "Tutur prianda. "Putaran pertama yang lalu, dilakukan hal yang sama. Cuma, respon masyarakat masih terbatas. Untuk itu, dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua, sebaiknya masyarakat lebih pro aktif lagi, sehingga tidak ada pemilih yang tidak terdaftar," Harapnya kemudian.

Secara terpisah, Abdul Muin --ketua KPU Kota Jakarta Utara, meminta sebelum ditempel di kantor RW atau tempat strategis lainnya, sebaiknya DPS dicermati bersama RT dan calon KPPS, hasilnya lalu dilaporkan ke PPS untuk diperbaiki. "Saya harap pak Lurah bisa membantu PPS dalam mensosialisasikannya kepada RT/RW," pintanya. Dengan begitu katanya, DPS bukan hanya sekedar dipajang. Nanti, begitu selesai DPT ditetapkan baru merespon. "Itu yang selalu terjadi dari pemilu ke pemilu, "Ungkapnya. Kondisi seperti ini jangan terulang lagi. Mesti harus ada perubahan. Supaya, dalam penyusunan DPT tidak ada lagi ada daftar yang salah apalagi ada yang belum terdaftar, "jelasnya.

Ia juga meminta supaya posko bersama diefektifkan untuk menerima masukan. Karena katanya diposko hadir Tim Kampanye, parpol pengusung bahkan dari instansi terkait salah satunya Sudin Dukcapil. "Peran ini bisa dimaksimalin, segala macam masukan bisa dicrosscek langsung dan kami bisa memperbaikinya," harapnya. (MSH)










Komentar Via Website : 1
obat pelancar haid herbal terbaik
18 April 2017 - 13:31:46 WIB